A. Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah Ragam budaya melayu (Riau), pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan tahun dimana penamaan bahasa Indonesia dideklarasikan, kemudian disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Pada perkembangannya, bahasa Indonesia menyerap kata-kata dari bahasa lain (Arab, Portugis, Belanda, Cina, dan bahasa lokal). Pada tahun 1901 mengadopsi ejaan Van Ophijsen (diawali dengan dibentuknya Kitab Logat Melayu pada tahun 1896) dibantu Nawawi soetan Mamur dan M.Tabib Soetan Ibrahim. Pada saat Kongres Nasional yang dilaksanakan di Jakarta, Moh.Yamin mengusulkan bahasa Indonesia/melayu sebagai bahasa Nasional (sumpah pemuda)

B. Ragam Bahasa

• Merupakan varian bentuk bahasa tertentu dari sebuah bahasa menurut pemakaian
• Berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau variasi sosiolinguistik

Macam-macam ragam bahasa
 Berdasarkan pokok pembicaraan
Ragam bahasa Undang-undang
Ragam bahasa Jurnalistik
Ragam bahasa Ilmiah
Ragam bahasa Sastra
Syarat bahasa sebagai ilmu : Moderat dan objectif

 Berdasarkan media pembicaraan
Ragam bahasa Lisan (Ragam bahasa cakapan, pidato, kuliah, panggung)
Ragam bahasa Tulis (Ragam bahasa tekhnis, UU, catatan, surat)
 Berdasarkan hubungan para pembicara
Ragam bahasa resmi, akrab, agak resmi, santai

C. Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia

Kedudukan bangsa sebagai pemersatu bangsa (bahasa persatuan)
• Lambang kebanggaan kebangsaan
• Lambang identitas nasioanal
• Alat penghubung antar masyarakat
• Alat pemersatu bangsa
Kedudukan Bahasa indonesia sebagai bahasa negara
 Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan
 Bahasa Indonesia sebagai alat pengantar dalam dunia pendidikan
 Bahasa Indonesia sebagai penghubung pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pemerintah
 Bahasa Indonesia sebagai pengembangan kebudayaan Nasional, Ilmu, dan tekhnologi

D. Bahasa Baku (Hakekat dan Ciri)

• Bahasa merupakan sistem (satu kesatuan)
• Bahasa berwujud lambang
• Bahasa berupa bunyi
• Bahasa bersifat arbitrer (berubah-ubah)
• Bahasa bersifat produktif (dengan unsur terbatas dapat dibuat satuan tidak terbatas)
• Bahas itu bermakna
• Bahasa bersifat konvensional (masyarakat patuh pada peraturan)
• Bahasa bersifat Unik
• Bahasa bersifat universal dan variasi
• Bahasa bersifat dinamis

Untuk terbentuknya bahasa indonesia melalui tahapan yang cukup panjang, diantaranya saat pengusulan bahasa Indonesia dan sampai pengesahan bahasa indonesia terdapat berbagai masukan dan perubahan yang datang, seperti adanya adopsi bahasa/ejaan Van Ophivijen. Bahasa Indonesia merupakan ragam bahasa Melayu. Pada Kongres nasional kedua di Jakarta (28 Oktober 1928) Moh.Yamin mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi sebagai bahasa pemersatu bangsa. Dalam pemakaian bahasa Indonesia terdapat berbagai ragam dalam penggunaannya, berbentuk dialek, aksen, jenis, gaya, dan laras. Sebagai bangsa Indonesia kita harus bangga terhadap bahasa Indonesia dengan cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *